Tuesday, October 18, 2005

Bisakah saya berkata terus terang?

Bisakah saya berkata terus terang? Sebetulnya saya bisa, tapi saya harus mengatakannya tidak kepada siapapun. Terkadang, saya harus menulisnya pada alamat tertentu yang tidak seorang pun tahu bahwa itu adalah saya!!!

Bercerita tentang Take and Give

Take and Give adalah sebuah konsep tentang hidup bermasyarakat yang entah siapa yang pertama membuat konsep atau kata-kata tersebut. Namun, sekarang Take and Give sudah menjadi kata-kata yang manis dan penuh nilai.
Saya yakin, setiap orang padti pernah mendengar atau bahkan dinasehati dengan kata-kata seperti itu.
Yang jadi persoalan adalah yang mana harus datang pertama kali Take atau Give ?
Kalau menurut aturan perkataan, ternyata Take yang dahulu datang dan baru kemudian Give menyusul. Namun, apa yang terjadi dengan orang yang kebetulan tidak pernah berfikir tentang orang lain? mungkin tidak akan pernah terjadi kata-kata give itu sendiri. Ya seperti maling akhirnya !!!

Tapi kalau seandainya Give duluan? Terkadang ini juga bermasalah. Soalnya sekarang ini banya orang yang tidak tahu diri, memberi sesuatu yang kecil dan mengambil semaunya saja. Atau kadang-kadang kita sudah memberi, masih dipertanyakan juga seberapa besar kamu memberi ketika kamu mau mengambil !!!

Yang lebih parah adalah jika seseorang tidak tahu dan mungkin dibikin tidak tahu alias dibodo-bodoin... dengan kata lainnya dikadalin... percaya lah konsep yang tadinya kata orang-orang bagus menjadi sangat absurd....
Taken and Have to give !!!!
Dan ini bukan kejadian yang langka, setiap saat terjadi.


Konsep tentang Man from Mars, Women from Venus

Pernahkan mendengar hal ini? untuk orang yang hidup zaman sekarang diperkotaan besar dan selalu dituntut dengan gaya hidup pasti pernah mendengar hal ini. Dahulu pernah populer sebuah buku dengan judul yang sama dengan warna ungu (pink ?) pada sampulnya. Dan bahkan kata-kata ini tidak bosan-bosannya di ulang-ulang di dalam majalah (terutama majalah yang menuntut kita harus begaya) dengan berbagai variasi kata.
Konsep ini, pada dasarnya (mungkin) ingin menjelaskan bahwa laki-laki sangat lah berbeda dengan wanita baik secara fisik maupun secara mentalitas (perasaan). Dan lebih fokus lagi adalah menjelaskan bagaimana cara menghubungkan dua buah dunia yang berbeda, walaupun dengan kata-kata yang membayang.
Tapi kenapa harus seperti itu? kenapa harus membedakan dunia laki-laki berbeda dengan dunia wanita? Menurut saya, ini pemodelan yang sangat sempit sekali dan memberikan ruang pembenaran yang tidak bisa ditentang atau b ahkan sering dimanfaatkan. Kenapa tidak dikatakan bahwa man and woman are from universe?
Bukankah kita (man and woman) hidup dibawah mentari yang sama? bukankah kita mendapat makanan dari bumi yang sama?
Bagi saya, memang man dan woman adalah satu macam binatang melata yang sama. Yang membedakan adalah sifat. Dan sifat ini adalah suatu kekayaan yang membangun dunia ini.
Suatu pertanyaan, pernahkan kita meminta untuk jadi laki-laki atau menjadi perempuan sebelum kita dilahirkan? Wallohualam bishawab....
Hmm.... untuk urusan ini saya tidak akan berpajang lebar.




-Earth-

Comments: Post a Comment



<< Home

Sponsor Utama (nyang punya Tanah!)

This page is powered by Blogger. Isn't yours?