Tuesday, October 04, 2005
If
Zaman semakin pragmatis.
Begitulah yang saya lihat, dibandingkan dahulu ketika saya masih bersekolah.
Pada saat itu, hal sekecil apapun akan kita bahas dari mulai konsep, ide dan idealisme.
Namun pada kenyataannya, apa yang kita bicarakan adalah sesuatu yang muluk, terkadang malah seperti tong kosong nyaring bunyinya hahahaha
sungguh malu kalau seandainya saya mengingat masa kuliah saya... kita sering berdiskusi tentang sesuatu yang absurd dan yang sebenarnya tidak mesti didiskusikan hahahaha..
sampai-sampai malah kita bikin forum tersendiri untuk hal itu dan malah lebih parah juga saat itu dibikin suatu organisasi yang legal..... dengan nama studi titik titik...
Namun sekarang, apa yang mereka bicarakan itu tidak ada gunanya... ketika harga bensin (bahan bakar) naik sampai seratus persen......beruntung orang yang dahulu sekolah dengan jujur dan rajin bergaul !!!
Cerita tentang idenya Goethe itu tidak ada artinya... cerita tentang "Perjalanana ke Timur" itu tidak ada efeknya.... atau bahkan cerita tentang asal-usulnya tuhan atau tentang hakikatnya tuhan atau apapun itu yang sering kita bicarakan, tidak menolong apa-apa !!! semua kolaps, semua tidak bisa tidur dengan tenang..... "Bahan bakar naik bung !! lu jangan menghayal tentang sesuatu yang nambah beban fikiran lu.... lama-lama lu malah masuk rumah sakit jiwat lu..... !!!"
Mungkin begitulah omongan kawan ku yang begitu skeptis tentang masalah filsafat.
Seseorang akan menilai tentang kawan saya yang satu ini.... mungkin kawan yang satu ini tidak mempunyai jiwa atau tidak ada rasa dalam jiwanya atau mungkin kosong akan jiwa....
Namun bagi saya, saya tidak bisa mengatakan demikian... justru bagi saya, kawan kita yang satu ini penuh dengan semangat dalam jiwanya (mungkin !!), dan saya fikir masalah kekayaan jiwa itu belum tentu diindikasikan dengan tingkat pemahaman sesuatu tentang filsafat.....
Anyway, saya tidak bisa menilai oran sebetulnya... just let it go....
Namun, saya mengamati sekarang adalah, zaman cenderung lebih pragmatis. apa yang kamu bisa lakukan... lakukan dengan benar. dan idealisme itu bisa datang belakangan.... masih tidak percaya?
INGAT BAHAN BAKAR NAIK BUNG !!! KAMU MASIH MIKIR MASALAH IDEALISME !!!
Dan satu hal yang saya ambil...... saya sudah melupakan masalah perasaan saya... hehehehehe...
Saya tidak bisa menghalangi orang lain untuk tidak berbuat curang..... walau pun mungkin bisa...
tapi hanya sebatas didepan saya.... dibelakang saya..... siapa tahu....
Dan orang lainpun tidak bisa menghalangi saya untuk berbuat curang.... saya bisa melakukan hal apa saja sesuka hati saya....
Jadi daripada kita berharap... lebih baik melupakan... begitu ceritanya....
Berharap BBM tidak naik, tapi tetep naik juga..... dari pada pusing mikir dan sakit hati.....
lebih baik biarin saja.... andalan hidup kamu ya kamu sendiri.... JANGAN RUSAK DIRI KAMU SENDIRI....
Kalau ada orang bilang pada saya "I love You", dalam hati saya...." I love my self more than you do..."
Hehehehe... mungkin saya mempunyai kemampuan untuk itu...
-Earth-
Begitulah yang saya lihat, dibandingkan dahulu ketika saya masih bersekolah.
Pada saat itu, hal sekecil apapun akan kita bahas dari mulai konsep, ide dan idealisme.
Namun pada kenyataannya, apa yang kita bicarakan adalah sesuatu yang muluk, terkadang malah seperti tong kosong nyaring bunyinya hahahaha
sungguh malu kalau seandainya saya mengingat masa kuliah saya... kita sering berdiskusi tentang sesuatu yang absurd dan yang sebenarnya tidak mesti didiskusikan hahahaha..
sampai-sampai malah kita bikin forum tersendiri untuk hal itu dan malah lebih parah juga saat itu dibikin suatu organisasi yang legal..... dengan nama studi titik titik...
Namun sekarang, apa yang mereka bicarakan itu tidak ada gunanya... ketika harga bensin (bahan bakar) naik sampai seratus persen......beruntung orang yang dahulu sekolah dengan jujur dan rajin bergaul !!!
Cerita tentang idenya Goethe itu tidak ada artinya... cerita tentang "Perjalanana ke Timur" itu tidak ada efeknya.... atau bahkan cerita tentang asal-usulnya tuhan atau tentang hakikatnya tuhan atau apapun itu yang sering kita bicarakan, tidak menolong apa-apa !!! semua kolaps, semua tidak bisa tidur dengan tenang..... "Bahan bakar naik bung !! lu jangan menghayal tentang sesuatu yang nambah beban fikiran lu.... lama-lama lu malah masuk rumah sakit jiwat lu..... !!!"
Mungkin begitulah omongan kawan ku yang begitu skeptis tentang masalah filsafat.
Seseorang akan menilai tentang kawan saya yang satu ini.... mungkin kawan yang satu ini tidak mempunyai jiwa atau tidak ada rasa dalam jiwanya atau mungkin kosong akan jiwa....
Namun bagi saya, saya tidak bisa mengatakan demikian... justru bagi saya, kawan kita yang satu ini penuh dengan semangat dalam jiwanya (mungkin !!), dan saya fikir masalah kekayaan jiwa itu belum tentu diindikasikan dengan tingkat pemahaman sesuatu tentang filsafat.....
Anyway, saya tidak bisa menilai oran sebetulnya... just let it go....
Namun, saya mengamati sekarang adalah, zaman cenderung lebih pragmatis. apa yang kamu bisa lakukan... lakukan dengan benar. dan idealisme itu bisa datang belakangan.... masih tidak percaya?
INGAT BAHAN BAKAR NAIK BUNG !!! KAMU MASIH MIKIR MASALAH IDEALISME !!!
Dan satu hal yang saya ambil...... saya sudah melupakan masalah perasaan saya... hehehehehe...
Saya tidak bisa menghalangi orang lain untuk tidak berbuat curang..... walau pun mungkin bisa...
tapi hanya sebatas didepan saya.... dibelakang saya..... siapa tahu....
Dan orang lainpun tidak bisa menghalangi saya untuk berbuat curang.... saya bisa melakukan hal apa saja sesuka hati saya....
Jadi daripada kita berharap... lebih baik melupakan... begitu ceritanya....
Berharap BBM tidak naik, tapi tetep naik juga..... dari pada pusing mikir dan sakit hati.....
lebih baik biarin saja.... andalan hidup kamu ya kamu sendiri.... JANGAN RUSAK DIRI KAMU SENDIRI....
Kalau ada orang bilang pada saya "I love You", dalam hati saya...." I love my self more than you do..."
Hehehehe... mungkin saya mempunyai kemampuan untuk itu...
-Earth-