Thursday, March 30, 2006
Azumi
Komentar tentang filem jepang yang berjudul Azumi, untuk seorang kawan yang bernama bondan sentanu.
Sebuah filem yang diangkat dari komik jepang (hentai) yang bercerita tentang pembunuhan tokoh-tokoh kuat simpatisan keluarga toyotomi paska perang sekigahara.
Sebelum berkomentar tentang filem tersebut, saya akan bercerita tentang latar belakang sejarah dari filem itu sendiri.
Perang Sekigahara adalah perang besar dua kubu yaitu kubu barat atas nama Klan Toyotomi dengan kubu barat yaitu klan Tokugawa. Kenapa saya sebutkankubu barat dengan atas nama Klan Toyotomi, karena Pemimpin perang dari kubu baratitu sendiri bukan dari Klan Toyotomi, saat itu Toyotomi Hideyori (pewaris dari Hideyoshi) masih dibawah umur (8 th) dan tidak tahu apa-apa, dan dimanfaatkan oleh administrator kepercayaan, Ishida Mitsunari, yang berkonflik dengan Tokugawa Ieyasu. Disamping itu, Tokugawa Ieyasu sendiri mempunyai ambisi untuk mengambil alih kekuasaan dari Toyotomi. Di fihak barat, mereka mengankat Mori Terumoto (salah satu Klan kuat di wilayah barat) sebagai Commander in Chief dan di fihak timur Ieyasu sendiri sebagai commander in Chief. Banyak sekali sahabat-sahabat atau jendral-jendral kuat yang bersimpati pada toyotomi berfihak pada Tokugawa Ieyasu dikarenakan mereka tidak senang dengan Ishida Mitsunari seperti Kuroda kambei, Kato Kiyomasa, asano nagamasa, Kobayakawa hideaki dan bahkan istri sah dari Hideyoshi sendiri (Note : Hideyori lahir dari ibu seorang mistress (gundik)). Akhir dari perang tersebut dimenangkan oleh fihak timur. Sedangkan Puri Osaka saat itu, tidak mengalami kehancuran dan Hideyori masih hidup. Setelah peperangan tersebut, Tokugawa Ieyasu diikrar sebagai shogun jepang oleh sang kaisar, namun beberapa tahun kemudian setelah Hideyori dewasa, dia diangkat sebagai "daijodaijin" atau setingkat dengan perdana mentri/Hakim Agung kalau dalam strata sekarang mah..
Orang-orang simpatisan Toyotomi yang membelot pada perang sekigahara, mulai menampakan keberfihakan pada Hideyori seperti Asano Nagamasa, Kato Kiyomasa dan Sanada masayuki dan anaknya Sanada Yukimura. Mereka adalah jendral-jendral handal dalam bertempur dan merupakan batu sandungan bagi Tokugawa dalam rangaka mengamankan posisi. Dalam perang Sekigahara, Sanada masayuki beserta anaknya tidak berperang di
sekigaraha, namun dia menahan laju pasukan Tokugawa Hidetada (anak ieyasu) sehingga hidetada tidak bisa berpartisipasi dalam perang sekigahara itu sendiri. Dan dalam sejarah, Klan Sanada ini tidak pernah kalah dalam bertempur dengan klan Tokugawa.
Orang-orang kuat tadi yaitu Asano Nagamasa, Kato Kiyomasa dan Sanada Masayuki adalah penopang keluarga Toyotomi yang patut disingkirkan oleh keluarga Tokugawa.
Dan menurut sejarah, Asano Nagamasa, Kato Kiyomasa dan Sanada Masayuki meninggal tidak wajar alias dibunuh oleh ninja Klan Tokugawa.
Nah disinilah Ide cerita Azumi ini dimulai.
Azumi beserta teman-temannya diciptakan (dipelihara, dibesarkan dan dilatih) secara rahasia untuk membunuh orang-orang kuat tadi. Dan sesuai sejarah, Azumi berhasil membunuh satu per satu para tokoh tersebut dengan resiko kematian teman-temannya dan juga gurunya sendiri.
Dari segi penokohan, sebagai tokoh utama wajar Azumi diperankan oleh artis cantik dan manis jepang yaitu Aya Ueto (Kalau dia orang indonesia, rumahnya deket dan bukan artis mungkin saya bisa jatuh cinta deh hehehe).
Namun daari segi yang lainnya, filem ini terkesan filem low budget. Terlihat dari property yang dipakai seperti baju, istana dan setting tempat yang terbatas.
Sebagai contoh, baju perang samurai yang sangat tidak lengkap (bandingkan dengan film RAN akira kurosawa). Atau setting istana (puri) dimana kato Kiyomasa bertahata, sangat sederhana sekali bahkan terlihat seperti rumah panggung (sekali lagi bandingkan dengan puri dalam filem RAN akira kurosawa). Untuk penokohan tokoh-tokoh seperti Kato Kiyomasa dan Sanada masayuki pun terasa tidak pas.
Azumi, karena tokoh ini adalah seorang perempuan, dan diangkat dari komik maka tidak heran tokoh ini sangat rrruuaarrr biasa. Melompat-lompat seperti rocker di atas panggung, membabibuta dan mungkin layak dijadikan model generasi biang karena selain cantik juga joss !!!
(Perhatikan film-film komik jepang, pasti tokoh perempuan yang umumnya jadi jagoan!!)
Sebagai komentar terakhir dari saya, saya sangat pesimis seandainya Azumi bertemu dengan Zatoichi atau musashi. Mungkin kedua tokoh terakhir ini akan mati dengan tragis seperti halnya Sanada Masayuki dan Kato Kiyomasa.
Sebuah filem yang diangkat dari komik jepang (hentai) yang bercerita tentang pembunuhan tokoh-tokoh kuat simpatisan keluarga toyotomi paska perang sekigahara.
Sebelum berkomentar tentang filem tersebut, saya akan bercerita tentang latar belakang sejarah dari filem itu sendiri.
Perang Sekigahara adalah perang besar dua kubu yaitu kubu barat atas nama Klan Toyotomi dengan kubu barat yaitu klan Tokugawa. Kenapa saya sebutkankubu barat dengan atas nama Klan Toyotomi, karena Pemimpin perang dari kubu baratitu sendiri bukan dari Klan Toyotomi, saat itu Toyotomi Hideyori (pewaris dari Hideyoshi) masih dibawah umur (8 th) dan tidak tahu apa-apa, dan dimanfaatkan oleh administrator kepercayaan, Ishida Mitsunari, yang berkonflik dengan Tokugawa Ieyasu. Disamping itu, Tokugawa Ieyasu sendiri mempunyai ambisi untuk mengambil alih kekuasaan dari Toyotomi. Di fihak barat, mereka mengankat Mori Terumoto (salah satu Klan kuat di wilayah barat) sebagai Commander in Chief dan di fihak timur Ieyasu sendiri sebagai commander in Chief. Banyak sekali sahabat-sahabat atau jendral-jendral kuat yang bersimpati pada toyotomi berfihak pada Tokugawa Ieyasu dikarenakan mereka tidak senang dengan Ishida Mitsunari seperti Kuroda kambei, Kato Kiyomasa, asano nagamasa, Kobayakawa hideaki dan bahkan istri sah dari Hideyoshi sendiri (Note : Hideyori lahir dari ibu seorang mistress (gundik)). Akhir dari perang tersebut dimenangkan oleh fihak timur. Sedangkan Puri Osaka saat itu, tidak mengalami kehancuran dan Hideyori masih hidup. Setelah peperangan tersebut, Tokugawa Ieyasu diikrar sebagai shogun jepang oleh sang kaisar, namun beberapa tahun kemudian setelah Hideyori dewasa, dia diangkat sebagai "daijodaijin" atau setingkat dengan perdana mentri/Hakim Agung kalau dalam strata sekarang mah..
Orang-orang simpatisan Toyotomi yang membelot pada perang sekigahara, mulai menampakan keberfihakan pada Hideyori seperti Asano Nagamasa, Kato Kiyomasa dan Sanada masayuki dan anaknya Sanada Yukimura. Mereka adalah jendral-jendral handal dalam bertempur dan merupakan batu sandungan bagi Tokugawa dalam rangaka mengamankan posisi. Dalam perang Sekigahara, Sanada masayuki beserta anaknya tidak berperang di
sekigaraha, namun dia menahan laju pasukan Tokugawa Hidetada (anak ieyasu) sehingga hidetada tidak bisa berpartisipasi dalam perang sekigahara itu sendiri. Dan dalam sejarah, Klan Sanada ini tidak pernah kalah dalam bertempur dengan klan Tokugawa.
Orang-orang kuat tadi yaitu Asano Nagamasa, Kato Kiyomasa dan Sanada Masayuki adalah penopang keluarga Toyotomi yang patut disingkirkan oleh keluarga Tokugawa.
Dan menurut sejarah, Asano Nagamasa, Kato Kiyomasa dan Sanada Masayuki meninggal tidak wajar alias dibunuh oleh ninja Klan Tokugawa.
Nah disinilah Ide cerita Azumi ini dimulai.
Azumi beserta teman-temannya diciptakan (dipelihara, dibesarkan dan dilatih) secara rahasia untuk membunuh orang-orang kuat tadi. Dan sesuai sejarah, Azumi berhasil membunuh satu per satu para tokoh tersebut dengan resiko kematian teman-temannya dan juga gurunya sendiri.
Dari segi penokohan, sebagai tokoh utama wajar Azumi diperankan oleh artis cantik dan manis jepang yaitu Aya Ueto (Kalau dia orang indonesia, rumahnya deket dan bukan artis mungkin saya bisa jatuh cinta deh hehehe).
Namun daari segi yang lainnya, filem ini terkesan filem low budget. Terlihat dari property yang dipakai seperti baju, istana dan setting tempat yang terbatas.
Sebagai contoh, baju perang samurai yang sangat tidak lengkap (bandingkan dengan film RAN akira kurosawa). Atau setting istana (puri) dimana kato Kiyomasa bertahata, sangat sederhana sekali bahkan terlihat seperti rumah panggung (sekali lagi bandingkan dengan puri dalam filem RAN akira kurosawa). Untuk penokohan tokoh-tokoh seperti Kato Kiyomasa dan Sanada masayuki pun terasa tidak pas.
Azumi, karena tokoh ini adalah seorang perempuan, dan diangkat dari komik maka tidak heran tokoh ini sangat rrruuaarrr biasa. Melompat-lompat seperti rocker di atas panggung, membabibuta dan mungkin layak dijadikan model generasi biang karena selain cantik juga joss !!!
(Perhatikan film-film komik jepang, pasti tokoh perempuan yang umumnya jadi jagoan!!)
Sebagai komentar terakhir dari saya, saya sangat pesimis seandainya Azumi bertemu dengan Zatoichi atau musashi. Mungkin kedua tokoh terakhir ini akan mati dengan tragis seperti halnya Sanada Masayuki dan Kato Kiyomasa.