Thursday, January 06, 2005
The Motorcycle Diaries
Hahahahahahah....
Tiba-tiba saja saya mendapatkan SMS dari istri saya tersayang (bukan berarti masih ada istri yang lain.... walaupun arti imbuhan ter- dalam tersayang itu "yang paling...." jadi seperti ada kesan sebuah perbandingan dari beberapa) bahwa dia sudah membuatkan sebuat blog buat saya. Namun sekarang apa yang terjadi, saya tidak tahu harus menulis apa....
Yang bikin saya tersenyum lagi adalah sebuah titel yang tertulis "Motorcycles Diaries" dan mungkin sengaja dibikin seperti itu oleh istri saya (tanda sayang hahahaha) karena beliau tahu bahwa saya senang sekali mengendarai sepeda motor.... dan juga mungkin sebuah ide tentang catatan-catatan perjalanan seorang tokoh sosialis ternama yaitu Che Guevara (tell me if i was wrong honey)... dan itu juga yang mengingatkan saya pada film biography si tokoh tersebut.
Mungkin, suatu ketika saya akan ceritakan juga dalam blog ini resensi atau cerita singkat tentang filem yang berjudul "Motorcycles Diaries" jika saya menemukan filem tersebut.
Saya tidak berencana untuk membatasi tulisan-tulisan apa saja yang akan saya muat dalam blog ini, bisa dikatakan bahwa saya akan menulis apa saja... kecuali cerita tetang hubungan romantis kita (istri saya) atau dengan kata lain : apa yang biasa kita (saya dan istri saya) lakukan pada malam dan menjelang pagi !!!! Kadang-kadang pagi dan siang juga sih..... :)
Tentang Aceh
Secara jujur saya tidak akan berkomentar banyak tentang Aceh, yang akan saya katakan tentang Aceh adalah sebuah tragedy kemanusiaan yang teramat dalam. Sudah banyak orang yang berkomentar dan beranalisis dan tidak tanggung-tanggung... analisi yang sangat mutakhir..
Dari orang awam, artis sampai pengamat politik.... bahkan sekarang seminar-seminar dan presentasi tentang tsunami sangat laku seperti komoditi pabrik yang lagi trend saat ini. Padahal waktu kemaren-kemaren kemana ya presentasi-presentasi itu? Singkat cerita, Tsunami yang terjadi di aceh adalah peristiwa yang sangat populer, mungkin saya tidak akan heran jika suatu waktu pas jalan di gang ada anak-anak kecil bernyanyi-nyanyi... "tsunami..tsunami... alangkah indah mu... merah kuning hijau di laut yang biru....!!!!"
"Seberapa banyak air mata yang tertumpah...
Seberapa banyak darah yang tercurah....
Seberapa histeris yang mengiris hati..
Satu pertanyaan, kenapa tidak di Jakarta !!"
-Earth-